Minggu, 08 November 2020

#7. Untukmu Yang Masih Entah

 


Untukmu Yang Masih Entah
Di titik manakah kau berdiri kini?
Bagaimanakah waktu membentuk dirimu dari masa ke masa?
Apakah kau telah mengenali dan memahami dirimu benar-benar?
Apakah kau hidup sebagai dan menjadi dirimu sendiri?
Apa yang sedang kau pikirkan dan jalani saat ini dalam hidupmu?
Impian apa yang tengah kau bangun untuk masa depan?
Ataukah ada sesuatu yang tengah kau ingin lepaskan?
Kali ini, aku bertanya lebih banyak dari biasanya bukan?

Untukmu Yang Masih Entah
Kukatakan padamu:
Aku rumit
Memahamiku kadang terasa sulit
Dan lebih mudah bagi orang-orang memilih berpamit
Apakah kelak kau bisa bertahan dengan kerumitanku?
Seperti banyak pertanyaan yang kuberikan padamu
Seperti pikiranku dan perasaanku sekarang ini

Untukmu Yang Masih Entah
Aku tak lagi ingin bertanya lagi tentang sebuah pertanyaan
Pertanyaan yang orang-orang ajukan padaku dan kuhaturkan pada-Nya
Pertanyaan yang membuat harapan dan realita kerap berseteru
Pertanyaan yang seringkali menyayat perasaanku sendiri
Pertanyaan yang bisa menciderai jiwaku hingga berdarah
Bahkan terkadang membuatku mempertanyakan skenario-Nya
Saat aku di titik jenuh dan lelah dengan kepungan pertanyaan itu
Atau kala kesedihan mengelindan pikiran dan perasaanku

Untukmu Yang Masih Entah
Aku tengah tak peduli dengan pertanyaan soal kapan yang separuh menjadi genap
Pertanyaan yang sama sulitnya dengan pertanyaan, "Kapan aku mati?"
Pertanyaan yang tak berpunya kepastian jawaban bukan?
Lantas, apakah kau berpikir aku telah sampai pada titik putus asa?
Kukatakan, bukan, bukan sebab aku telah menyerah atau sekarat hati
Hanya saja ... saat ini, pikiranku dan perasaanku bukan lagi tentang pertanyaan yang kadang membuat hatiku kehilangan rasa syukur
Kali ini, aku hanya bertanya, pada diriku dan diri-Nya
: hal apa yang bisa kulakukan untuk tetap menghidupi hidupku
sehidup-hidupnya, sebagai dan menjadi diriku
Pula ... kehidupan apa yang diinginkan Tuhan untuk kujalani
Sebelum ajal benar-benar menjemputku

-Vinny Erika Putri, 08.11.20

0 komentar:

Posting Komentar