Rabu, 25 November 2020

Aku, Bukan Bagian dari Mimpi Buruk Yang Kau Berikan

 


Kata dunia luarku, aku akan memberikanmu banyak hal dalam hidup:
Ketakutan
Keraguan
Keputusasaan
Ketidakberdayaan
Kubalut semua itu dalam mimpi terburuk yang bisa kuberikan untuk menghantam kekuatanmu

Kata dunia luarku, aku akan memberikanmu banyak hal dalam hidup:
Kehilangan
Kesedihan
Kemarahan
Kekecewaan
Ketidakamanan jiwa
Kubungkus semua itu dalam mimpi buruk yang bisa kulukiskan untuk membuatmu kehilangan dirimu sendiri

Kata dunia luarku, aku akan memberikanmu banyak hal dalam hidup:
Yang sanggup menghancurkan keterhubunganmu dengan dirimu sendiri dan penciptamu
Yang mampu menguji seberapa dalam kebergantungan dan keyakinanmu pada Tuhanmu
Kukemas semua itu dalam mimpi terburuk dari hal terburuk yang bisa kuhadirkan dalam pandanganmu

Lalu, batinku berkata, SILAKAN SAJA
Yang ada didalam diriku
Yang tidak semua orang bisa lihat
Yang dunia luarku sulit memahaminya
Yang aku sendiri tak bisa menduga seberapa jauh batas kekuatanku
Yang aku sendiri tak mampu menakar seberapa keras kegigihanku
Yang aku sendiri tak dapat mengukur dengan skala bilangan soal seberapa erat keterhubunganku dengan diriku sendiri
Yang selalu berusaha kutanamkan berulang-ulang dengan kukuh menetapkan keyakinan dan kebergantunganku kuat-kuat pada-Nya
Itu semua ... lebih besar dari mimpi buruk apapun yang kau berikan padaku

Batinku, berujar padamu, dunia luarku:
Aku, bukan bagian dari mimpi buruk yang kau berikan
Aku telah meminta Tuhan menitipkan denyut nadi dan detak jantung untukku 
Di sana, di setiap babak mimpi yang kau berikan
Oleh sebab itulah, meski menjelma realita terburuk sekalipun
Aku akan selalu menemukan cara untuk bertahan hidup
Siuman dari hati yang koma ataupun sekarat
Lantas, melangkah maju, dari tertatih hingga berlari

Sekali lagi, kukatakan, padamu, dunia luarku:
Aku, bukan bagian dari mimpi buruk yang kau berikan

-Vinny Erika Putri, 25.11.20

0 komentar:

Posting Komentar