Elemen air adalah elemen yang paling ingin aku serupai dalam menjalani kehidupan dibandingkan elemen dasar lainnya seperti tanah, udara, api. Bukan berarti aku memandang remeh atau mengerdilkan elemen lainnya. Hanya saja, aku lebih bisa terhubung kuat dengan karakteristik, sifat-sifat yang dimiliki dan energi yang dihasilkan elemen air.
Elemen air. Akan selalu mencari celah untuk selalu mengalir dan bergerak dinamis, dengan cara yang halus lembut menyegarkan seperti kesejukan sumber mata air hingga cara menakutkan seperti amukan banjir yang menyapu sekelilingnya. Bahkan, di tempat yang tampak tenang dalam suatu genangan pun, ia sejatinya tetap bergerak dengan pergerakan molekul yang tak bisa dilihat oleh mata telanjang.
Elemen air. Mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah untuk membumi. Ia mengalir ke tempat terendah yang artinya air telah selesai dengan egonya sendiri. Dalam posisi terendahnya, ia tetap bisa memberikan perasaan kesejukan dan kedamaian bukan hanya pada dirinya tapi juga makhluk hidup lainnya.
Elemen air. Mampu mengikuti bentuk apapun dari dunia yang menadahnya. Juga memiliki kesabaran dan kegigihan tak terbatas melunakkan benda-benda sekitarnya.
Elemen air. Yang dititahkan-Nya memberikan awal mula kehidupan bumi. Yang keberadaannya mengalahkan luasnya daratan di bumi. Yang mengisi setiap inci bagian tubuh makhluk hidup penghuni bumi. Air ... selalu bisa selaras dan seimbang menyatu dalam keharmonisan alam semesta.
Aku ... menemukan ketenangan dan kedamaian tersendiri saat mendengar gemericik suara tetesan hujan, debur ombak ataupun aliran air sungai ketika berada di alam bebas. Atau bahkan saat air menyentuh kulitku hingga ke pori, energi yang kudapati lebih segar dan jernih dari elemen apapun.
Aku ingin hidup bermanfaat untuk diri sendiri dan sekelilingku layaknya elemen air. Ya. Bermanfaat. Bukan dimanfaatkan. Bermanfaat dan dimanfaatkan, keduanya berbeda.
Bermanfaat, didalamnya ada keputusan yang bisa aku pilih, berbuat atas dorongan dari dalam diri serta menimbang tindakan mana yang adil lagi bijaksana untuk diri sendiri dan sekeliling. Dimanfaatkan, didalamnya tidak ada otoritas diri sama sekali dan bisa jadi ada ketidaksadaran akan bahaya juga kepalsuan yang mungkin saja disuguhkan "muka dunia" demi tercapainya kepentingan-kepentingan tertentu.
Elemen air bisa sangat bermanfaat bagi kehidupan. Tapi juga bisa menghasilkan dampak kerusakan bagi bumi ketika dunia memberinya racun atau memanfaatkannya dengan semena-mena. Ketika itu benar-benar terjadi, hal terburuk yang bisa terjadi adalah orang-orang akan kehilangan hidup dan kehidupan mereka dengan sendirinya.
-Vinny Erika Putri, 28.11.20

0 komentar:
Posting Komentar