Jumat, 10 April 2020

Barangkali Saja, Kita Sama



Di sini, penglihatanku
Untuk menenggelami matamu
Dan kehidupan yang tengah berdenyut di sana
Yang terkadang tak bisa dimengerti sekelilingmu
Bahkan mungkin oleh dirimu sendiri

Di sini, pendengaranku
Untuk mendengarkanmu berkisah
Merasakan getar teriakanmu 
Yang terbungkam rapi dan halus
Di setiap kalimat-kalimat yang terlantun manis ceria

Di sini, jiwaku
Untuk menenangkanmu
Atau mungkin menangis bersamamu
Saat kau merasa asing
Dengan dirimu sendiri
Dan nyaris melupakan siapa dirimu

Di sini, tanganku
Untuk kau percayai
Berjalan menjelajahi tiap bagian dari dirimu 
Membelai tiap inci ketakutanmu
Merengkuh tiap jengkal sisi kelam
Yang kau katakan dengan jujur padaku
Tapi kau pilih untuk menjadi misteri bagi orang-orang

Di sini, tanganku
Untuk kau raih
Saat kau merayakan
Bahagia perasaan yang kaurasakan
Atau saat kau tak memahami
Kacau perasaanmu yang berkecamuk

Di sini, aku berdiri
Menjadi cermin
Untuk kau melihat dirimu
Jauh lebih dalam
Utuh
Autentik
Dengan segala rasa yang kau punya
Yang memanusiakanmu sebagai manusia

Ketakutan
Keberanian
Kekelaman
Kebersinaran
Kesedihan
Kebahagiaan
Kerapuhan
Kekuatan

Di sini, aku hadir dan ada
Bukan untuk mengikat hatimu
Bukan untuk memegang erat kehidupanmu
Bukan untuk menyangkarkan jiwamu
Bukan pula sesoal cinta atau semacamnya
Tapi... lebih dari itu semua

Aku hadir dan ada
Untuk melihatmu hidup
Sehidup-hidupnya
Sebagai dirimu

Sebagai dirimu!

Aku hadir dan ada
Bukan karena sesoal cinta atau semacamnya

Tapi... karena,

Barangkali saja, kita sama.


-V.E.P, 10.04.20, Teruntuk Sahabat

0 komentar:

Posting Komentar