Di sini, penglihatanku
Untuk menenggelami matamu
Untuk menenggelami matamu
Dan kehidupan yang tengah berdenyut di sana
Yang terkadang tak bisa dimengerti sekelilingmu
Bahkan mungkin oleh dirimu sendiri
Di sini, pendengaranku
Untuk mendengarkanmu berkisah
Merasakan getar teriakanmu
Yang terbungkam rapi dan halus
Di setiap kalimat-kalimat yang terlantun manis ceria
Di sini, jiwaku
Untuk menenangkanmu
Untuk menenangkanmu
Atau mungkin menangis bersamamu
Saat kau merasa asing
Dengan dirimu sendiri
Dan nyaris melupakan siapa dirimu
Di sini, tanganku
Untuk kau percayai
Berjalan menjelajahi tiap bagian dari dirimu
Membelai tiap inci ketakutanmu
Merengkuh tiap jengkal sisi kelam
Yang kau katakan dengan jujur padaku
Tapi kau pilih untuk menjadi misteri bagi orang-orang
Di sini, tanganku
Untuk kau raih
Saat kau merayakan
Saat kau merayakan
Bahagia perasaan yang kaurasakan
Atau saat kau tak memahami
Kacau perasaanmu yang berkecamuk
Atau saat kau tak memahami
Kacau perasaanmu yang berkecamuk
Di sini, aku berdiri
Menjadi cermin
Untuk kau melihat dirimu
Jauh lebih dalam
Jauh lebih dalam
Utuh
Autentik
Dengan segala rasa yang kau punya
Yang memanusiakanmu sebagai manusia
Yang memanusiakanmu sebagai manusia
Ketakutan
Keberanian
Kekelaman
Kebersinaran
Kesedihan
Kebahagiaan
Kerapuhan
Kekuatan
Di sini, aku hadir dan ada
Bukan untuk mengikat hatimu
Bukan untuk memegang erat kehidupanmu
Bukan untuk menyangkarkan jiwamu
Bukan pula sesoal cinta atau semacamnya
Tapi... lebih dari itu semua
Aku hadir dan ada
Bukan pula sesoal cinta atau semacamnya
Tapi... lebih dari itu semua
Aku hadir dan ada
Untuk melihatmu hidup
Sehidup-hidupnya
Sebagai dirimu
Sebagai dirimu!
Aku hadir dan ada
Bukan karena sesoal cinta atau semacamnya
Tapi... karena,
Barangkali saja, kita sama.
-V.E.P, 10.04.20, Teruntuk Sahabat
Aku hadir dan ada
Bukan karena sesoal cinta atau semacamnya
Tapi... karena,
Barangkali saja, kita sama.
-V.E.P, 10.04.20, Teruntuk Sahabat


0 komentar:
Posting Komentar