Keganjilan begitu mengganggu
Puncaknya, tetas di malam ini
Hingga memaksa jemari meretas aksara
Berkali-kali kubertanya, pada diri sendiri
Siapa kau?
Pesan apa yang hendak kau sampaikan?
Mengapa begitu memerih hati
Seperti kidung kesedihan
Yang sayup-sayup memanggil dari kejauhan
Siapa kau?
Dari belahan bumi mana suara itu memanggil?
Mengapa sampai meletikkan resah yang bergemuruh dalam diam?
Hingga akhirnya melahirkan katarsis lirih berujung embun di mata?
Siapa kau?
Di kepalaku satu per satu bayangan samar berkelebat
Dari tiap rekam jejak emosi yang kuat dalam ingatan hidupku
Tapi... tak kutemukan satu pun titik pangkal makna dari pertanda dalam bentuk rupa wajah
Siapa kau?
Apakah kau mengenalku?
-Vinny Erika Putri, 08.12.18


0 komentar:
Posting Komentar