Selasa, 13 November 2018

Untuk 32 Tahun Ini... Terima Kasih



Ya Rahiim...
Untuk 32 tahun ini ... terima kasih
Terima kasih atas nikmat dan karunia-Mu yang tak terhingga
Terima kasih atas cahaya-Mu yang selalu menerangiku saat tersaruk dan terjatuh dalam lubang gelap
Terima kasih tak berpaling dariku meski khilaf dan dosa kerap menggodaku hingga memunggungi-Mu
Terima kasih atas sandaran abadi yang Kau beri saat diri bagaikan senoktah kecil di dunia yang terlampau luas dan buas

Ibu...
Untuk 32 tahun ini ... terima kasih
Terima kasih atas telaga kasih sayangmu yang tak pernah mengering
Terima kasih atas semua doa-doa yang selalu kau panjatkan untukku
Terima kasih atas semua pengorbanan dan perjuanganmu
Terima kasih selalu menjadi rumah terhangat dan ternyaman bagiku 
Terima kasih telah melalui hari-hari sulitmu sebagai seorang istri dan ibu dengan kuat

Bapak...
Untuk 32 tahun ini ... terima kasih
Terima kasih atas pintu maaf yang selalu terbuka sebanyak kita berdebat dan berselisih

Wahai, diriku...
Untuk 32 tahun ini ... terima kasih
Terima kasih telah berusaha sekuat jiwa raga bertahan menghadapi hidup 
Terima kasih atas segala perjuanganmu menaklukan masa-masa berdarah dalam hidupmu
Terima kasih atas kesediaanmu memahami dan berdamai dengan sisi gelap juga kelemahan dirimu
Terima kasih telah bertahan menjadi diri sendiri sampai sejauh ini

Untuk 32 Tahun ini ... terima kasih.
Tak ada rangkaian cerita panjang yang tergelar malam ini
Embun yang rebak di sepasang bola mata mewakilinya

Untuk 32 tahun ini ... terima kasih
Tetaplah hidup dengan baik secerah mentari seperti yang berkesudah sekalipun hatimu koyak dan ada bekas luka-luka di sana
Tetaplah tersenyum seindah pelangi meski mendung terkadang menghampiri hidupmu
Genggamlah selalu rasa syukur meski harapan dan cita-citamu terasa sekarat 
Karena waktu yang terus berjalan akan semakin mendekatkanmu pada gerbang kematian

0 komentar:

Posting Komentar