Rabu, 01 September 2021

Aku Melihatnya, Di Matamu: Sunyi yang Perih

 



Apakah kau merasakan hidupmu benar-benar berbahagia dan terisi penuh? Atau, kau orang yang kerap mengabaikan kebahagiaan dirimu demi menjaga keberlangsungan hidup orang banyak?

Apakah kau merasakan hatimu terisi penuh oleh orang selain dirimu dengan segala perwujudan dari kata "saling"? Atau kau acapkali menjalani segalanya sepihak, satu arah dan sendirian?

Apakah kau pernah berada di titik terentah yang membuatmu merasa ingin menyerah menghidupi hidup? Atau kau seringkali berlari dari perasaan rapuhmu dengan melakukan banyak hal yang kau anggap bisa melupakan semuanya sebagai caramu bertahan hidup?

Apakah kau benar-benar merasa dikelilingi teman-teman yang tulus dan sanggup memahami jiwamu? Atau kau memang tak membutuhkan hubungan semacam itu untuk memperpanjang pelarianmu?

Apakah kau benar-benar tak ingin meneriakkan penat hidupmu sebagaimana yang kerap kau rasakan? Atau, kau tak memiliki ruang katarsis untuk mengatakan pada dunia tentang apa yang kau peram jauh didalam sana?

Ah, betapa sedemikian peliknya hidupmu.

Aku melihatnya, di matamu: sunyi yang perih.

-Vinny Erika Putri, 01.09.21

0 komentar:

Posting Komentar