Minggu, 18 April 2021

#2. Life Path Number 4

 




Life path number atau disebut nomor jalan hidup karena menggambarkan life purpose atau tujuan hidup seseorang. Life Path Number menunjukan kemana arah minat, cita-cita, evolusi dan perkembangan diri  beserta tantangan terbesarnya. Life Path Number juga menunjukkan pola kepribadian, cara berpikir dan peran apa yang akan diambil seseorang sebagai makhluk individu maupun makhluk sosial berdasarkan temperamen bawaannya.

Gambaran Besar Jalan Hidup Nomor 4
Jalan Hidup Nomor 4 adalah pembangun/penopang utama sistem sosial dalam masyarakat. Bakat alami dari Jalan Hidup Nomor 4 meliputi strategi perencanaan, pengorganisasian, pembangunan, perbaikan. Temperamen atau sifat bawaannya adalah kestabilan, keamanan, ketahanan/konsistensi, keteraturan, ketepatan, kejujuran, ketekunan, tekad yang kuat, dedikasi dan loyalitas sehingga mereka banyak menjadi orang yang dipercaya dan diandalkan oleh sekelilingnya. Intelektualitas pemikiran rasionalnya mampu menghubungkan dunia nonmaterial (ide/gagasan/pikiran/sesuatu yang sifatnya abstrak) dan material (fisik/kebendaan/atau sesuatu yang sifatnya konkret). Dengan kata lain, Jalan Hidup Nomor 4 memiliki kemampuan praktikal yang mampu membuat sesuatu bekerja dan berfungsi seperti yang semestinya. Hampir tidak ada pekerjaan yang tidak diselesaikan oleh Jalan Hidup Nomor 4. Apa yang sudah direncanakan sedemikian matang-presisi, akan dieksekusinya sampai akhir dan jarang menyimpang dari master plan (rencana induk) buatannya. Jalan Hidup Nomor 4 bukan untuk memedulikan suatu ketenaran (atau dikenal orang) entah dalam bentuk jabatan/status sosial/strata pendidikan/kasta dan sejenisnya, tapi lebih kepada sikap hormat tentang bagaimana dirinya atau orang lain bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya berdasarkan penilaian kacamata temperamen bawaannya. Jika ada susunan prioritas acak yang bisa diurutkan dengan tepat dan solusi yang mampu membereskan kekacauan dari sebuah realita peristiwa/kejadian, maka, hal tersebut adalah bentuk keahlian dari bakat alami yang ditawarkan oleh orang dengan Jalan Hidup Nomor 4.

Sementara itu, hal-hal yang menjadi trigger/stressor/pemicu stres bagi Jalan Hidup Nomor 4 adalah sifat-sifat atau situasi-kondisi yang berlawanan dengan temperamen bawaannya. Dalam fase atau kondisi ketidakstabilan emosional dimana ia merasa diserang dan dipertanyakan kapasitas kemampuannya, coping mechanism (pertahanan diri) yang dilakukan orang Jalan Hidup Nomor 4 terhadap trigger tersebut diproyeksikan dalam sikap kekakuannya mempertahankan dan menggenggam kuat-kuat pendapat benar-salah (hitam-putih) bahkan terlibat dalam perdebatan panjang dalam hal mengkonfrontir kepemilikan ilmu pengetahuan yang bisa saja sampai dibawa ke ranah personal.

Orang dengan Jalan Hidup Nomor 4 perlu belajar menerima dan mempelajari temperamen bawaan orang lain yang berlawanan dengan temperamen bawaan dirinya. Dalam kata yang sederhana, memperluas persepsinya. Persepsi seperti apa? Persepsi bahwa cara pandang orang lain terhadap sesuatu hal tidak sama dengan cara pandangnya sehingga orang dengan Jalan Hidup Nomor 4 bisa lebih fleksibel, santai dan bijaksana dalam mengelola beragam ekspektasi diri baik pada dirinya sendiri maupun orang lain. 


-Vinny Erika Putri, dari berbagai referensi yang diringkas dan dianalisis pribadi

0 komentar:

Posting Komentar