Minggu, 27 Agustus 2017

Satu Jam, Rasa Menepi Sejenak



Duduk, "menepi sejenak". Mengamati lalu-lalang orang-orang, merasai gerak halus semesta, menghubungkan diri secara utuh dengan keadaan sekitar dan tak berpikir apapun selain menikmati waktu bergulir begitu saja.

Duduk, "menepi sejenak", keluar dari "arena kehidupan" dalam sebuah lintasan waktu. Dan diam menyaksikan pergerakan hidup dari belakang layar. Bersama diri sendiri sebagai sahabat setia.

Duduk, "menepi sejenak", melepaskan apa yang terlalu diinginkan pikiran. Terbang dari sempitnya kotak-kotak pikiran ke lingkaran yang lebih luas dan meleburkan diri dengan keadaan sekitar.

Sesederhana itu. Untuk menemukan perspektif baru.

Sesederhana itu. Untuk tetap mensyukuri segalanya.

Sesederhana itu. Untuk memulihkan kekuatan diri hingga siap kembali ke "arena kehidupan" dalam sebuah lintasan waktu.

-Vinny Erika Putri, 27.05.2016

0 komentar:

Posting Komentar