Ke mana hilangnya kata-kata malam ini?
Mengapa aku sampai di titik bisu meski sesak mengisi penuh-penuh rongga dada?
Sedemikian sulitkah untuk mengurai benang-benang pikiran yang masai di kepala menjadi rentetan aksara?
Kata-kata, ayo berkata!
-Vinny Erika Putri, 07.03.15


0 komentar:
Posting Komentar