Minggu, 16 Juni 2013

Rinai Gerimis


Pada denting aksara kumemintal kata
Pada kenangan yang menyairkan duri, kumendaras airmata
Pada dingin yang mengepung malam, sunyi menampaku mesra

Duhai Tuhan, di manakah lingkar rembulan yang mengangkasa?
Rupa-rupanya, malam ini Kau menebarkan bulir-bulir permata
Pada rinai gerimis yang terjala mata
Dan aroma tanah basah tuk memberi damai mengusir lara
Agar perahuku berlayar kembali mengarungi dunia

-Vinny Erika Putri, 16.06.13

0 komentar:

Posting Komentar