Rabu, 02 Maret 2022

Ya Rabb, Aku Hanya Meminta Diri Sejatiku


Ya Rabb, aku tidak meminta orang-orang diluar diriku untuk membersamai hidupku dan bertahan disampingku sepanjang hayat. Sebab, aku menyadarinya sebagai permintaan yang mungkin sulit dan menyulitkan bagi diriku ataupun mereka.

Ya Rabb, aku tidak meminta orang-orang diluar diriku menerima dan memahamiku sebagaimana adanya diriku secara utuh-penuh-autentik. Sebab, aku menyadarinya sebagai permintaan yang mungkin akan menyiksa diriku ataupun membuat mereka kewalahan saat kata "saling" tak lagi sanggup ditemukan titik tengahnya.

Ya Rabb, aku tidak meminta orang-orang diluar diriku masuk kedalam lapisan inti diriku. Sebab, aku menyadarinya sebagai kerumitan dan kompleksitas yang amat sangat menguji kesabaran spiritual, mental dan emosional bagi mereka.

Ya Rabb, aku tidak meminta orang-orang diluar diriku sesoal cinta kasih. Sebab, aku menyadarinya sebagai hal yang mustahil terpenuhi sepenuhnya, semurni-murninya, setulus-tulusnya kecuali oleh tetesan-tetesan cinta kasih-Mu yang Kau perkenankan turun membasuh dan menyembuhkan luka-luka dalam perjalanan hidupku.

Ya Rabb, aku hanya meminta diri sejatiku. Yang Kau titipkan untuk mengarahkan jalan hidupku berjalan menuju-Mu. Yang amat sangat menerima dan memahamiku sebagaimana adanya diriku secara utuh-penuh-autentik. Yang padanya, tidak melekat kepalsuan diri apapun dari realitas dunia manusia beserta label-label yang disandangkan tatanan sosial kepada individu. Yang tidak pernah linglung akan kesejatian dirinya dan mampu melihat hitam-putih, salah-benar, secara murni-jernih-tulus.

Ya Rabb, aku hanya meminta diri sejatiku. Yang tidak pernah limbung, goyah ataupun rusak oleh serangan bertubi-tubi dari sekumpulan hawa nafsu manusia. Yang tidak bisa ditipu oleh gagasan-gagasan ilusi fatamorgana dunia.

Ya Rabb, aku hanya meminta diri sejatiku. Kawan hakiki yang mengajarkan cinta kasih-Mu disaat aku hancur lebur sendirian dan tak bisa melihat, mendengar dan merasakan sesuatu dengan kesadaran akal pikiran dan hati yang jernih, luas, mendalam.

Ya Rabb, aku hanya meminta diri sejatiku. Belahan jiwa yang selalu kurindukan hadirnya di tiap jengkal tapak kesunyian yang kutempuh.


-V.E.P, 03.03.22, dalam dekapan sunyi

0 komentar:

Posting Komentar