Mbah, bagaimana kabarmu di sana?
Mengapa kau tak sekalipun berkunjung menemuiku?
Aku menunggu hadirmu dalam mimpi-mimpiku
Apa yang kau tengah dapatkan di sana?
Kuberdoa... semoga nikmat kubur dari-Nya selalu melimpahimu
Mbah, bagaimana kabarmu di sana?
Bagaimana kehidupan alam di sana?
Hal apa saja yang kau lakukan di sana?
Apakah kau bisa melihat kami di sini dari sana?
Adakah pesan kebaikan dari-Nya untukku yang bisa kau sampaikan?
Mbah, bagaimana kabarmu di sana?
Pasak hidupku telah berkurang satu seiring kepergianmu
Kini, tersisa satu
Ialah ibuku, anakmu
Yang menjadi sumber teladanku
Sumber semangat hidupku untuk tetap menyala
Sumber ketegaranku dengan semua tanggung jawab yang kupikul beserta masa-masa sulit yang menyertainya
Mbah, bagaimana kabarmu di sana?
Aku rindu... sangat.
-V.E.P, Cirebon, 19.09.18


0 komentar:
Posting Komentar