Rabu, 25 Desember 2013

Yang Kukatakan pada Dingin Malam ini


Pada dingin malam ini, kukatakan... jangan beranjak. Temaniku bersama detik yang tak pernah membatu.

Pada dingin malam ini, kukatakan... rayulah gerimis agar kembali bertandang mendekap bumi seperti sore tadi. Biarkan aroma tanah basah menimangku dalam jernih pikiran. Mengusir jenuh yang mendera-dera.

Pada dingin malam ini, kukatakan... bekukanlah kesunyian dalam aliran bulir-bulir waktu. Biarkan kubercakap-cakap dengan suara-suara diri dalam tenang yang panjang.

Pada dingin malam ini, kukatakan... ikutlah bersamaku, menjerit dalam kidung sesak penat. Berteriak pecahkan katarsis lewat serakan kata-kata.

Pada dingin malam ini, kukatakan... menyatulah bersamaku, masukilah aliran napasku melalui butir-butir udara yang kusesap dalam-dalam. Biarkan sesak dan penat ini merepih dan menjelma debu lantas lesap menguap.

Pada dingin malam ini, kukatakan... esok, ketika pekat langit menenggelamkan senja, tetaplah seperti ini. Sebab adamu yang mengkaribi malam, membuat sunyiku kian berkilau. Pula rasa yang kusembunyikan terlihat begitu jelas.

-Vinny Erika Putri, 26.12.13

0 komentar:

Posting Komentar