Kau
terlalu lama berpikir dan memilah-milah lorong yang kesemua pilihan tak
akan kau ketahui ke mana ujungnya.
Kau tahu apa alasanmu terlalu lama
memilah-milah lorong mana yang akan kau telusuri?
Ialah sebuah ketakutan
'berada di lorong yang salah'.
Hingga kau tak menyadari bahwa
lorong-lorong itu disediakan-Nya untuk mengajarimu banyak hal. Bahkan,
ujung lorong yang buntu sekalipun.
Vinny Erika Putri, 20.05.13
0 komentar:
Posting Komentar